Jajan Sarapan Enak Di Pasar Prembaen

Jajan Sarapan Enak Di Pasar Prembaen

Jajanmakanan.com – Pasar tradisonal legendaris ini punya ragam kuliner serba enak. Mau sarapan pecel, sate, jajan pasar? Semuanya hangat dan segar! Salah satu pasar tradisional legendaris di kota Semarang adalah Pasar Prembaen. Terletak di sepotong jalan Prembaen yang lokasinya di Jl. Depok, tepatnya di dekat lampu merah. Sejak pukul 6 pagi sudah dipadati pengunjung. Deretan becak hingga mobil memadati jalan hingga mulut Jl. Prembaen.

Dari dulu pasar ini dikenal sebagai pasar tradisional kaum menengah Semarang. Makanya bahan-bahan makanan yang dijual juga berkualitas bagus. Di depan pasar sudah ada yang menggoda selera. Gado-gado, jangan dan rujak Bu Sum di gerobak. Kalau sabar menanti bisa sarapan gado-gado di sini. Persis di belakangnya ada penjual beragam jajan pasar dan nasi bungkus. Tapi kalau mau nasi pecel kembang turi plus semanggi dan sate keong bisa mampir di penjual pecel persisi mepet di sisi kiri gang pasar. Di dalam pasar hampir semua sayuran dan buah ditata rapih dan segar.

Kangkung sawah super, sawi putih, kembang sawi, krai, jagung dan beragam sayuran lain tersedia. Bisa pilih dan wajib menawar. Di penjual cabai bisa beli cabai merah dan cabai hijau iris serong tipis yang siap dimasak. Jadi tak perlu mengiris lagi. Juga ada petai kupas dan iris yang gendut dan segar. Demikian juga tempe super yang padat, tahu yang lembut tersedia. Tempe juga bisa dipotong atau diiris di tempat. Untuk potongan orek atau kering tempe. Nah, di pasar juga ada penjual kulit sapi dalam berbagai ukuran. Yang kecil halus hingga kulit sapi lembaran yang besar berlekuk. Bisa beli sesuai kebutuhan. Penggemar ikan asin bisa mampir ke tukang ikan asin yang menjual aneka ikan teri beragam ukuran, ikan gabus asin, cumi sero asin hingga ikan peda dan ikan pe asap. Soal jajanan jangan khawatir kelaparan di pagi hari. Ada penjual pukis enak yang lembut wangi dan selalu diantre pembeli. Tukang kacang sangrai dan kacang rebus. Mbok penjual jajan pasar, getuk, gatot, ketan kukus dan kue lapis serta jajanan lain dijual per bungkus.

Mau yang khas Semarang? Jangan lewatkan penjual pecel semanggi dengan bakulnya yang nyelip di antara penjual sayur. Dengan Rp 6.000 bisa dapat sepincuk pecel semanggi pakai lontong plus sate keong dan siraman bumbu kacang yang pedas. Lepas dahaga dengan es cincau hijau atau es cendol dan gempol plered. Cincaunya lembut segar dengan siraman santan dan sirop gula merah yang legit wangi. Kalau ingin jaga stamina, minum jamu dulu di penjual jamu gendong. Seperti pasar tradisional lain di pasar Prembaen juga tersedia beragam baju, baju dalam, aksesori, mainan anak hingga beragam pernak-pernik dapur dengan beragam pilihan dan ukuran. Di sisi kiri pintu keluar yang juga pintu masuk pasar Prembaen ada penjual sate ayam. Sate dibakar di tempat dan asapnya mengepul wangi. Sate dilengkapi bumbu kacang plus lontong. Oleh-oleh sate ayam hangat cocok dibungkus untuk dibawa pulang. Apalagi ditambah lumpia mini Pak Aan yang dijual di gerobak yang ada di dekatnya. Lumpia dibungkus dengan isiannya rebung, telur dan udang. Per 7 buah cukup membayar Rp 10 ribu saja. Lumpianya panas mengepul enak dikunyah dengan cabai rawit segar.

Baca juga : 10 Jajanan Pasar Yang Sayang Dilewatkan

Seperti yang satu ini, gehu adalah singkatan dari tauge di dalam tahu. Sesuai namanya, rasa pedas menjadi ciri utama dari jajanan ini. Sekali gigit, rasa pedas dari bumbu cabe yang bercampur tauge pun langsung terasa. Namun kini isian tahunya juga semakin bervariasi, mulai dari bihun, ayam hingga daging sapi. Kamu yang berdomisili di Jawa Timur dan Jawa Tengah pasti pernah tahu jajanan bernama Rangin. Nah, jajanan bandros ini mirip seperti rangin. Bandros terbuat dari adonan tepung beras dan kelapa parut yang dicetak dalam loyang berbentuk setengah lingkaran. Walaupun bandros tradisional tidak menggunakan topping apapun, kini bandros telah berevolusi dengan terciptanya aneka rasa topping mulai dari yang gurih dengan menggunakan keju dan mayonais hingga yang manis dengan menambahkan coklat dan susu. Kue cubit kekinian lahir sekitar awal tahun 2016. Padahal awalnya kue ini merupakan jajanan biasa yang biasa dijual di depan sekolah-sekolah. Namun jajanan ini jadi hits karena modifikasi bentuknya yang imut-imut dengan sajian topping yang menggemaskan.

Kata cubit diambil dari teknik mengangkat kue yang sudah matang dari loyang. Topping kue cubit kini sudah sangat bervariasi, mulai dari green tea, taro, oreo, hingga kue cubit bertema red velvet. Apa kamu sudah pernah mencobanya? Kalau belum, mungkin ini saat yang tepat untuk mencoba jajanan imut ini. Beralih ke jajanan minuman. Salah satu minuman tradisional Bandung yang terkenal adalah bajigur. Bajigur terbuat dari dua bahan utama yaitu gula aren dan santan. Untuk menambah cita rasa, biasanya ditambahkan jahe, garam dan bubuk vanili. Bajigur juga terkadang ditambahkan kolang kaling sehingga tampilannya mirip seperti wedang ronde di Jogja. Minuman tradisional ini memiliki khasiat untuk menghangatkan badan. Pas banget ya untuk hawa dingin Kota Bandung. Kalau minum bajigur masih kurang hangat, mungkin kamu harus coba bandrek. Minuman yang satu ini memiliki bahan utama jahe dan gula merah. Bahkan ada pula yang menambahkan rempah-rempah khusus seperti serai, merica, pandan, dan juga telur ayam kampung.

10 Jajanan Pasar Yang Sayang Dilewatkan

10 Jajanan Pasar Yang Sayang Dilewatkan

Jajanmakanan.com – Indonesia memiliki kekayaan kuliner yang tidak terbatas, mulai dari makanan berat hingga jajanan pinggir jalan yang menggiurkan. Jajanan tersebut pun terdiri atas beraneka macam rasa, mulai dari manis hingga gurih. Beberapa di antaranya mudah ditemui, tetapi beberapa lagi harus Anda cari di pasar-pasar tradisional. Tidak hanya bisa menjadi camilan di sore hari, Anda juga bisa menikmati jajanan sebagai sarapan ringan di pagi hari.

Apa saja jajanan pasar tersebut? Makanan ini terbuat dari beras ketan dan berisi cairan gula merah. Bagian luarnya kemudian digulirkan ke dalam parutan kelapa sehingga rasanya gurih bercampur manis. Camilan berbentuk bulat ini ternyata tidak hanya terkenal di Indonesia, tetapi juga di Brunei Darussalam, Malaysia, dan Singapura. Hati-hati saat mengonsumsi klepon yang baru matang, jangan sampai gula merahnya menyembur ke pakaian Anda. Tampilannya seperti pipa kecil karena mengikuti wadah tempat memasaknya, yaitu batang bambu. Putu memiliki ciri khas dari bunyinya yang tinggi melengking sehingga penjualnya mudah dikenali dari jauh.

Meskipun tampilannya berbeda, bahannya hampir sama dengan klepon. Perbedaannya hanyalah tepung beras yang digunakan putu tidak selengket klepon, sehingga bila tidak dimasak sampai matang, adonannya mudah buyar. Mungkin ini adalah jajanan yang paling mudah ditemui dan dikenal berbagai lapisan masyarakat. Tidak hanya dijual di pasar, penjual jajanan pinggir jalan pun terkadang memasukkan onde-onde ke dalam jualan mereka. Bentuknya bulat dan bagian luarnya dihiasi biji wijen. Isinya bisa macam-macam, tetapi umumnya kacang hijau. Makanan khas Jawa Tengah ini terbuat dari pati ketela pohon dan tersaji dalam berbagai bentuk, seperti kotak dan bulat. Teksturnya kenyal dan rasanya manis sehingga camilan ini tidak hanya disukai orang dewasa, tetapi juga anak-anak. Sebelum cenil yang sudah matang siap dihidangkan, biasanya akan diberi parutan kelapa dan taburan gula pasir. Tampilannya sangat menarik, terutama bagi kalangan anak-anak. Kue lapis umumnya terdiri atas dua sampai tiga warna. Terbuat dari tepung beras, santan, gula, garam, dan pewarna, kue ini teksturnya kenyal dan rasanya manis.

Baca juga : Cara Unik Pembuatan Clorot

Mereka yang menyukai kue ini umumnya memakannya dengan dua cara: langsung digigit atau melepas lapis demi lapis. Seperti klepon, kue ini juga dapat ditemui di negara tetangga, mulai dari Brunei Darussalam, Malaysia, hingga Singapura yang disebut kuih lapis. Penganan ini terbuat dari singkong. Setelah dikukus dan dikupas, singkong dihancurkan kemudian dicampur dengan kelapa parut, gula, dan sedikit garam. Gula juga kadang diganti dengan gula merah agar warnanya lebih kecokelatan dan memiliki rasa gurih. Gethuk juga kerap dibuat dengan menggilingnya di penggiling daging lalu dipotong-potong berbentuk kotak dan ditaburi kelapa. Orang mengenalnya dengan nama gethuk lindri. Para penjual gethuk lindri mudah dikenali dari jauh karena sering memasang lagu dangdut kencang-kencang di gerobak mereka. Namanya terdengar aneh dan menggelitik telinga. Makanan ringan ini berasal dari Jawa Barat dan terbuat dari tepung sagu aren kering, air, gula Jawa, daun pandan, kelapa, dan garap. Termasuk ke dalam golongan kue basah karena teksturnya yang lembut dan kenyal, rasanya manis dengan sedikit rasa gurih saat Anda kunyah.

Sayang, ongol-ongol kini mulai langka keberadaannya karena peminatnya yang semakin berkurang. Kue ini terbuat dari ketan yang ditaburi parutan kelapa dan disiram gula merah cair, kemudian dibungkus dengan daun pisang. Rasanya manis dan gurih. Meskipun termasuk ke dalam golongan jajanan pasar, di beberapa daerah, lupis kerap menjadi hidangan saat sarapan. Kue ini masih cukup sering kita temui di pasar atau pinggir jalan. Camilan ini dibuat dari tepung beras yang dicampur dengan sedikit santan dan parutan kelapa sehingga teksturnya renyah saat digigit. Sekarang, kue pancong tidak hanya dicampur dengan kelapa. Beberapa varian rasa modern juga sudah dikembangkan, seperti cokelat dan keju. Dari luar tampak tidak menarik karena hanya adonan putih yang dibungkus dengan daun pisang. Namun, sekali gigit saja, Anda akan menemukan potongan pisang di dalamnya. Nagasari memiliki rasa yang gurih manis. Terbuat dari tepung beras, tepung sagu, santan, dan gula yang bagian dalamnya diisi pisang. Orang Bugis sendiri menyebut kue ini bandang-bandang. Namun, ada pula yang hanya menyebutnya dengan nama kue pisang.

Selain itu, janganlah sampai lupa untuk memanaskan oven terlebih dahulu sebelum adonan siap diganggang kurang lebih 5 menit. Jangan sampai biarkan adonan yang siap dipanggang terlalu lama berada di suhu ruangan, (penyebab bantat). Mungkin hal ini sepele bagi Anda tapi ini hal yang akan menyebabkan adonan turun dan mengalami bantat ketika saat sudah matang. Di jamin mendapatkan balu pandan yang bagus dengan mengembang sepurna dan berteksur sangat lembut. Banyak orang yang mengenal kue ini dengan sebutan kue lapis karena biasanya kue ini terdiri dari dua warna yang berlapis-lapis. Kue ini sudah banyak ditemui di daerah-daerah di Indonesia. Keunikan dari kue ini yaitu dikukus setiap lapisannya sebelum kemudian lapisan di atasnya ditambahkan. Makanan ini dijamin enak dan sehat karena pewarna yang digunakan untuk kue lapis bisa terdiri dari pewarna makanan buatan atau pewarna alami. Pewarna yang sudah pasaran atau sudah banyak orang bikinya dengan pewarna sirup bunga mawar (merah) dan pandan (hijau).

Cara Unik Pembuatan Clorot

Cara Unik Pembuatan Clorot

Jajanmakanan.com – Clorot merupakan jajanan khas Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah. Selain legit harum, jajanan ini juga punya kemasan yang unik dari daun kelapa. Bentuk, isi dan rasanya yang manis gurih dan legit membuat pecinta kuliner merasa ketagihan dengan jajanan ndeso yang bernama clorot. Nama clorot yang aneh bagi sebagian besar orang justru semakin menambah penasaran seperti apa sebenarnya clorot itu. Clorot biasanya banyak dijajakan di pasar tradisional.

Salah satu penjual clorot, Ani Widyanti (40) warga RT 02/ RW 04, Kelurahan Cangkrep Kidul, Kecamatan Purworejo menuturkan bahwa clorot sudah ada sejak zaman nenek moyang. Bahan utama untuk membuat makanan tradisional ini berupa tepung dari beras. Dahulu, tepung beras dibuat dengan cara menumbuk beras menggunakan alat tradisional masyarakat jawa yakni lesung dan alu. Lesung terbuat dari kayu berbentuk seperti perahu berukuran kecil dengan panjang sekitar 2 meter, lebar 0,5 meter dan kedalaman sekitar 40 cm, sedangkan alu adalah kayu berbentuk bulat dan panjang berdiameter 7 cm yang digenggam untuk menumbuk beras di dalam lesung.

Ani ketika ditemui detikcom di kediamannya, Sabtu (12/10/2019) pagi. Ani pun kemudian membeberkan bagaimana cara membuat clorot. Ia sendiri sudah puluhan tahun membuat dan menjual clorot lantaran sejak kecil sudah ikut membantu orang tuanya membuat clorot, hingga sekarang ia pun membuka usaha sendiri. Clorot terbuat dari tepung beras ditambah sedikit tepung ketela atau pati kanji, garam secukupnya, serta gula merah dan bisa ditambah pewangi berupa vanili atau daun pandan. Cara membuatnya pun cukup sederhana. Pertama, campurkan tepung beras dengan pati kanji dan diberi air sedikit demi sedikit sambil diremas-remas dengan menggunakan tangan hingga adonan mengental. Setelah itu, adonan dimasukkan ke dalam panci dan diberi garam serta vanili secukupnya sambil dicampur dengan air. Sebagai pemanis, tak lupa gula merah yang telah dicairkan juga dituangkan perlahan sambil adonan terus diaduk. Setelah menjadi adonan cair namun kental, maka adonan pun siap dimasukkan ke dalam selongsong yang terbuat dari daun kelapa atau janur kuning.

Uniknya, janur pembungkus clorot ini diulin sedemikian rupa sehinga menyerupai terompet kecil. Selain bentuknya yang unik, jajanan ndeso ini memiliki cara khusus saat hendak memakannya yang juga tak kalah unik. Kebanyakan orang awam akan membuka janur sebagai selongsong clorot dari atas seperti makan es cream. Namun cara yang benar sebelum menikmati jajan khas Purworejo ini adalah dengan menusuk bagian bawah clorot dengan menggunakan satu jari. Bentuknya yang bulat panjang berwarna cokelat lembek dan kenyal, membuat siapa saja akan tersenyum sebelum memakan clorot yang perlahan keluar dari cangkangnya setelah ditusuk dengan satu jari. Rasa penasaran pun terbayar ketika clorot perlahan mulai menjulur keluar bercampur sensasi unik yang semakin menambah nikmatnya gigitan pertama. Sentra pembuatan clorot sendiri awalnya berasal dari Desa Grabag, Kecamatan Grabag, Purworejo. Selain menjaga dan melestarikan makanan khas Purworejo, berjualan clorot juga bisa untuk menambah penghasilan. Dalam sehari, Ani yang dibantu oleh 5 orang karyawannya itu mengaku bisa menghabiskan tepung beras minimal 8 kilogram. Namun ketika banyak pesanan, maka jumlah produksi pun juga akan meningkat. Dengan harga yang murah meriah, tak heran jika clorot buatan Ani selalu ludes. Harga per ikat dengan isi 10 biji, para pembeli hanya cukup membayar Rp 8.000 saja. Selain untuk dimakan sendiri, clorot juga bisa dijadikan oleh-oleh bagi siapa saja yang berkunjung ke Purworejo untuk dibawa pulang. Tak hanya digemari masyarakat Purworejo, kuliner unik yang hanya ada di Purworejo ini bahkan sudah merambah kota lain seperti Yogyakarta, Bandung, Jakarta, Malang, Madiun, Bali hingga Brunei Darusalam. Jajanan ini hanya bisa bertahan dua hari karena tanpa menggunakan bahan pengawet.

Baca juga : Aneka Jajanan Pasar Ini Cocok Untuk Ngemil

Mereka antusias menyaksikan demo masak dan peluncuran buku berjudul Masak Bareng Nick! Aneka Jajanan Pasar Klasik dan Variannya oleh selebgram terkenal Australia, Nick. Nick yang juga seorang Youtuber itu datang bersama istri dan dua orang asistennya. Dia mendemonstrasikan dua jenis jajanan, Kue Ku dan Lumpia Udang Asam Manis. Nick berkata, semua bahan untuk membuat dua jajanan itu maupun 12 jenis panganan yang ada dalam bukunya dapat dibeli di toko Indonesia maupun Asia di Australia. Sebagai pria yang lahir dan besar di Sydney, Nick mempunyai hobi memasak, dan selalu ingin berbagai ilmu tentang masakan maupun budaya Indonesia. Dia mengatakan ingin membagi ilmu tentang kuliner tidak hanya yang sudah dikenal secara umum seperti Klepon maupun Nasi Goreng. Kegiatan yang bertujuan mempromosikan kuliner, khususnya jajanan khas Indonesia di Australia itu diselenggarakan atas kerja sama beberapa pihak. Di antaranya KJRI Sydney, Dharma Wanita Persatuan (DWP) KJRI Sydney, Indonesian Trade Promotion Centre (ITPC) Sydney, Indonesian Business Council Sydney, maupun House of Indonesia. Konsul Jenderal RI di Sydney Heru Hartanto Subolo yang membuka kegiatan itu menjelaskan mengapa tema yang dipilih adalah kuliner.

Hati-Hati Jajanan Anak Sekolah, Berbahaya! Jajanan anak sekolah perlu lebih diperhatikan keamanannya ka­rena berperan penting dalam pertumbuhan dan perkembangan anak sekolah. Makanan yang sering menjadi sumber keracunan adalah ma­kanan ringan dan jajanan, karena biasanya makanan ini merupakan hasil produksi industri makanan rumahan yang kurang dapat menja­min kualitas produk olahannya. Makanan jajan anak sekolah cenderung menggunakan bahan pengawet, pewarna, aroma, penyedap, dan pemanis, sehingga meng­ancam kesehatan anak. Disamping masih rendahnya pengetahuan pa­ngan dan tanggung jawab produsen serta rendahnya pengetahuan dan kepedulian konsumen tentang mutu dan keamanan pangan. Menurut penelitian Badan Pengawasan Obat dan Makanan (POM) tahun 2004, sebagian makanan jajanan anak sekolah itu mengandung bahan kimia berbahaya. Dari 163 sampel jajanan anak yang diuji di 10 provinsi, sebanyak 80 sampel atau 50 persennya tak memenuhi syarat mutu dan keamanan. Kebanyakan jajanan yang bermasalah itu mengandung boraks, formalin, zat pengawet, zat perwarna berbahaya, serta tak mengandung garam beryodium. Sedikitnya 19.465 jenis ma­kanan dijadikan sampel pengujian tersebut.

Aneka Jajanan Pasar Ini Cocok Untuk Ngemil

Aneka Jajanan Pasar Ini Cocok Untuk Ngemil

Jajanmakanan.com – Meskipun banyak yang bilang sering ngemil bisa membuat gemuk, tetapi nyatanya ngemil masih menjadi kegiatan favorit banyak orang di sela-sela kesibukan yang melelahkan. Bila biasanya makanan ringan seperti keripik menjadi menu favorit ngemil, nggak ada salahnya Anda untuk mencoba aneka jajanan pasar Indonesia ini, lho! Selain rasa yang enak dan harganya yang tergolong murah, jajanan-jajanan khas Indonesia ini juga lebih ampuh membuat kita cepat kenyang! Berikut 7 jenis jajanan pasar Indonesia yang wajib dicoba! Makanan yang bertekstur kenyal ini terbuat dari tepung beras ketan dan diisi dengan gula merah cair yang dijamin sukses nyiptain rasa manis dan lezat begitu sampai di lidah Anda. Onde-onde terkenal berasal dari daerah Mojokerto.

Makanan dengan rasa manis asli dari kacang hijau ini bertekstur garing dengan taburan biji wijen di bagian luarnya. Di beberapa tempat, Anda juga dapat membeli onde-onde dengan berbagai variasi rasa. Jajanan yang umumnya juga dijual di tukang gorengan ini terbuta dari singkong yang diparut halus kemudian digoreng berbentuk lonjong dengan oncom pedas sebagai isinya. Rasa garing dan pedas yang segar dari oncom membuat Combro cocok dijadikan cemilan di siang hari. Berbeda dengan Combro, isi dari Misro adalah gula merah cair seperti klepon. Sementara untuk bahan dasar, Misro terbuat dari bahan yang sama seperti Combro. Kue dengan warna-warni cantik dan mencolok ini bertekstur kenyal dan rasa manis yang pas. Kue lapis cocok dijadikan cemilan teman minum teh hangat. Penampilannya yang mirip Lontong kadang membuat orang tertukar. Lemper memang memiliki bentuk yang mirip dengan Lontong, yaitu sama-sama dibungkus dengan daun pisang. Namun, dari segi bahan berbeda. Lemper terbuat dari beras ketan dengan isi ayam atau abon. Karena terbuat dari beras ketan yang mengenyangkan, lemper juga sering dijadikan pilihan sarapan. Makanan yang sangat familiar di daerah Jawa Tebgah dan Timur ini terbuat dari camuran singkong dan gula. Rasa dari Getuk adalah manis dengan sedikit rasa gurih yang berasal dari parutan kelapa di luarnya.

Karena rasanya yang enak, orang Belanda kerap mengucap “lekker” setiap menyantap kue ini. Di siang hari yang terik, biasanya anak sekolah sangat suka menikmati makanan dan minuman yang segar dan manis untuk pelepas dahaga seperti es. Salah satu es yang banyak digemari di masa sekolah adalah es kue gabus. Jajanan anak sekolah yang berbahan dasar tepung hunkwe ini memiliki tekstur empuk dan lembut, tidak seperti es kebanyakan. Pembuatannya pun hanya membutuhkan tiga bahan yang mudah dicari dan murah seperti tepung hunkwe, gula pasir, dan kelapa. Gulali terbuat dari gula yang dikeraskan. Yang membuat unik jajanan ini adalah teksturnya yang lembek hingga bisa dibuat dalam bentuk apapun, seperti hewan, tumbuhan, atau tokoh kartun favorit kita. Bukan hanya anak-anak, orang dewasa pun banyak yang menyukai makanan manis ini. Meski terlihat sederhana dan murah meriah, bisnis jajanan anak sekolah bisa meraup hingga jutaan rupiah per bulannya. Pasalnya, semakin banyak generasi 90an yang ingin bernostalgia dengan kenangan masa kecil, salah satunya lewat jajanan masa sekolah mereka. Agar tidak membosankan, gunakan kreativitas kita untuk menjangkau lebih banyak konsumen.

Jawa Timur adalah kebanggaanku karena disalah satu kota ini aku dilahirkan,dibesarkan,sampai bekerja dan menetap disini. Kota onde-onde adalah julukan Kota Mojokerto, karena onde-onde adalah salah satu makanan khas mojokerto. Hampir semua toko kue di Kota Mojokerto menyediakan jajanan ini. Yang paling terkenal adalah Onde-onde Bo liem yang terletak di Jalan Niaga no 21 Mojokerto. Dan tidak lengkap rasanya kalau anda berkunjung ke kota mojokerto tidak mencicipi onde-onde. Dulu Onde-onde pasti isi kacang, sekarang sudah banyak variasi rasa, bentuk dan harga tentunya. Bahan kulitnya terbuat dari tepung ketan,tepung sagu,santan dan isinya biasanya terbuat dari kacang hijau yang dikukus bersama santan,gula,dan daun pandan dibentuk bulat dan digulingkan ke wijen sebelum digoreng. Bentuknya yang bulat dan berwarna hijau muda,Rasa yang tersimpan dari klepon sangat lezat,Karena manis gula merah sebagai isinya seperti madu. Rahasia kelezatan klepon memang pada isinya yang terbuat gula merah yang dicairkan lebih dulu.Sedangkan untuk kulit luar klepon berasal dari campuran adonan yang terbuat dari adukan tepung ketan, dengan air perasan daun pandan secukupnya.Setelah diuleni adonan dibulatkan sebesar kelereng.

Baca juga : Resep Jajanan Pasar Tradisional Kemplang

Lalu, diisi cairan gula. Setelah itu dimasukkan dalam panci berisi air mendidih. Tunggu sampai klepon mengapung, lalu diguling-gulingkan dalam parutan kelapa muda. Selain enak dan gurih, rasa manis yang berasal dari cairan kental gula merah pun begitu mendominasi. Beras ketan kemudian dimasukkan ke dalam daun pisang, diikat dan direbus. Setelah matang, lupis dipotong-potong menggunakan alat potong khusus hingga siap disajikan. Agar nikmat saat disantap, lupis dicampur bersama parutan kelapa serta gula merah yang sudah dicairkan. Cenil merupakan jajanan pasar tradisional khas Indonesia yang sampai saat ini masih terlihat banyak dijual. Terbuat dari singkong yang dicampur dengan agar-agar sehingga rasanya menjadi kenyal. Walaupun belum diketahui dengan pasti darimana kue ini berasal tapi di jawa timur kue ini banyak sekali dijual. Kue yang berisi gula jawa dan parutan kelapa, tepung beras butiran kasar. Kue ini di kukus dengan diletakkan di dalam tabung bambu yang sedikit dipadatkan dan dijual pada saat matahari terbenam sampai larut malam.

Suara khas uap yang keluar dari alat suitan ini sekaligus menjadi alat promosi bagi pedagang yang berjualan. Kebanyakan warna dari kue putu ini adalah putih dan hijau. Makanan khas dari daerah Gresik ini. Dibuatnya dari campuran ketan hitam, ketan putih, santan kelapa dan gula.Kemasan jubung ini juga lain dari pada makanan tradisional yang biasa saya temui. Pembungkusnya adalah daun lontar yang dijahit membentuk sebuah cup atau gelas kecil. Pudak adalah makanan/kue khas kota Gresik, Jawa Timur, Indonesia. Pudak juga ada yang berbahan sagu dan disebut pudak sagu. Pada perkembangannya, ragam pudak tidak terbatas 3 rasa macam saja seperti sebelumnya : pudak putih (gula pasir), pudak merah (gula jawa) dan pudak sagu. Jika kita berwisata atau berkunjung di kota Bojonegoro, apa salahnya jika kita menikmati jajanan tradisional yang ada di Bojonegoro. Pastinya jajanan tradisional yang harganya murah dan sangat pas di kantong dompet kita semua. Ledre adalah makanan khas Bojonegoro. Berbentuk gapit (seperti emping gulung) dengan aroma khas pisang raja yang manis. Sangat tepat untuk teman minum teh atau dan sajian tamu atau untuk oleh-oleh.

Resep Jajanan Pasar Tradisional Kemplang

Resep Jajanan Pasar Tradisional Kemplang

Jajanmakanan.com – Resep Jajanan Pasar Tradisional Kemplang. Pernahkan kalian nyobain jajanan yang terbuat dari tepung ketan dan kelapa parut yang satu ini ? Jajanan ini bisa didapatkan di pasar tradisional di daerah Tulungagung. Sama halnya dengan jajanan Timus yang saya bikin tak lama lalu, jajanan kemplang ini juga merupakan salah satu makanan yang dijual oleh ibu saya di Tulungagung. Bahkan bisa dibilang bahwa cemilan yang satu ini adalah favourite saya sejak kecil. Rasanya yang gurih dan sedikit kenyal sangatlah enak untuk teman minum teh atau kopi. Tak hanya dinikmati selagi masih hangat, jajanan kemplang ini enak juga jika dinikmati ketika sudah dingin, bahkan keesokan harinya.

Hanya saja sayangnya susah sekali untuk mendapatkan kelapa parut yang fresh di Perth. Mau nggak mau ya pakai seadanya, yaitu kelapa parut frozen alias beku. 1. Siapkan wadah ukuran sedang, campur menjadi satu tepung beras, garam dan kelapa parut. 2. Aduk campuran diatas dengan menggunakan tangan sampai rata. 3. Tambahkan air sedikit demi sedikit sambil diuleni sampai bahan tercampur rata dan tekstur seperti dough (adonan yang bisa dibentuk dengan menggunakan tangan dengan mudah). 4. Ambil setengah genggaman (kira-kira 2 sdm penuh) adonan diatas, bentuk setebal kira-kira 1 cm memanjang sampai adonan habis. 5. Panaskan minyak goreng dalam api sedang. 6. Goreng adonan yang sudah dibentuk tersebut sampai kekuningan. 7. Untuk yang suka manis, taburi jajanan kemplang dengan tepung gula diatasnya sewaktu penyajian. Atau bisa disajikan begitu saja untuk teman teh atau kopi di pagi dan sore hari.

Ngopi atau minum kopi setiap pagi atau sore hari. Kemudian ngemil entah itu makanan ringan atau jajanan pasar. Hobi inilah yang menjadi prospek bisnis jajanan pasar. 2) jajanan pasar biasanya merupakan jajanan yang masih tradional sehingga belum banyak diolah dan dikembangkan menjadi jajanan pasar yang eye catching dan madol (memiliki nilai jual). 3) Bisnis jajanan pasar bisa dilakukan tanpa modal dan tanpa risiko. Bisnis tenongan dapat dilakukan dengan modal sedikit dan risiko sedikit. Bahkan dapat dilakukan tanpa modal dan tanpa mengikat waktu serta tanpa risiko sama sekali. Peluang-peluang inilah yang bisa dimanfaatkan menjadi sebuah bisnis. Kita tentu berpendapat bukannya repot harus membuat aneka jajanan pasar sendiri dan ada risiko jika tidak laku? Memang benar jika kita membuat sendiri, namun ada cara lain yang lebih mudah dan tanpa risiko yaitu Anda cukup berperan sebagai penjual (reseller) sedangkan jajanan dipasok dari para pengusaha kecil jajanan pasar yang mengadopsi sistem titip. Kita cukup menyediakan tempat dan peralatan.

Baca juga : Awas! Jajanan Anak Sekolah Tercemar Mikrobiologi

Kunci keberhasilan bisnis ini terletak dari posisi tempat berjualan. Jika strategis artinya tempat ramai orang atau tempat berkumpulnya orang misalnya pasar, perumahan, sekolah, perempatan, dan jumlah pemasok yang mau menitipkan jajanan. Kelebihan bisnis ini adalah tidak memerlukan modal yang besar alias bisnis modal kecil. Peralatannya juga cukup menyediakan meja panjang dan jam operasional cukup singkat yaitu pagi hari antara jam 6 sampai 9 pagi sehingga cocok sekali untuk dijadikan usaha sampingan. Meskipun bisnis jajanan pasar terlihat mudah, namun bukan berarti tanpa tantangan. Mencari lokasi yang ramai pembeli tidaklah mudah. Kita harus bisa meyakinkan pemasok jajanan pasar jika lokasi berjualan cukup potensial sehingga pemasok mau menitipkan jajanan pasar. Ketepatan waktu pemasok mengirimkan jajanan juga menjadi faktor penting. Jika kesiangan tentu menjadi tidak berarti karena waktu jualan hanya sebentar. Selain itu, karena bisnis ini mudah dilakukan oleh siapapun maka setiap pebisnis harus siap menghadapi persaingan. Untuk itu, survei pasar sangat diperlukan karena dengan survei tersebut kita dapat mengetahui jajanan apa yang paling laris dan disukai di pasar. Survei pasar juga dibutuhkan untuk merinci target pasar termasuk mencari dan menemukan supplier jajanan pasar yang mau menjual jajanan pasar.

Cara pertama dapat dilakukan, pedagang tenongan membeli makanan-makanan kecil di pasar atau jajanan pasar sesuai modal. Kemudian jajanan pasar yang telah dibeli itu diperjualbelikan kembali untuk memperoleh keuntungan di lingkungan perumahan/perkampungan. Pedagang ini bisa memasarkan dagangan di tempat tertentu dengan sistem sewa, namun ia tetap menunggu dagangan sampai habis. Hanya saja, jika dagangan tidak habis maka jajanan pasar itu menjadi risiko diri sendiri. Dagangan yang masih tersisa itu akan mengurangi keuntungan atau mengurangi modal. Cara kedua, dilakukan tanpa modal dan risiko kecil. Caranya yang bersangkutan cukup mencari lokasi strategis atau yang banyak penduduknya. Ia cukup menggelar meja dan menerima para penjaja makanan yang bersedia menitipkan untuk dijualkan. Jika pembeli atau pelanggan banyak maka sudah dapat dipastikan keuntungan atau rezeki akan mengalir menghampiri si pedagang jajanan pasar ini. Tidak ada, karena dagangan yang tidak habis akan diambil kembali oleh si penitip. Sistem dagang seperti ini memang efektif, terutama jika telah memiliki pelanggan tetap dan tentunya didukung oleh rasa yang tidak mengecewakan dan harga yang bersaing dengan penjual lain. Sedangkan cara yang ketiga, adalah cara yang kreatif dan milenial.

Awas! Jajanan Anak Sekolah Tercemar Mikrobiologi

Awas! Jajanan Anak Sekolah Tercemar Mikrobiologi

Jajanmakanan.com – Laporan Aksi Nasional PJAS 2014 menyebutkan, 23,82% pangan jajan anak sekolah yang diuji sampel BPOM masih tidak memenuhi syarat akibat cemaran mikrobiologi. Fakta juga menunjukkan bahwa 40% anak masih belum membiasakan sarapan. Hal ini semakin mendorong anak untuk jajan di sekolah. “Kondisi tersebut perlu diatasi melalui upaya seluruh masyarakat sekolah untuk memperbaiki pola makan, termasuk jajan yang sehat, aman, dan bergizi,” ungkap Dr Ir Sri Anna Marliyati MAS, Sekretaris Departemen Gizi Masyarakat Fakultas Ekologi Manusia (Fema) IPB dalam acara Media Program bertema “Warung Anak Sehat (WAS)” yang diadakan Sarihusada. Berhenti Menyebut Anak Anda Pintar, Ini Alasannya! Dia melanjutkan, masih banyak anak sekolah yang mengonsumsi makanan tinggi energi, tinggi lemak, tinggi gula dan garam, serta kurangnya konsumsi buah dan sayur.

Hal ini memicu semakin meningkatnya obesitas di kalangan anak-anak. Sebaliknya, banyak pula anak yang mengonsumsi pangan jajanan yang hanya mengandung karbohidrat sehingga asupan gizinya tidak tercukupi. Guna mendukung upaya pemerintah memperbaiki status gizi anak, Sarihusada mengadakan program WAS yang memiliki target memperbaiki kebiasaan anak sekolah dalam mengonsumsi makanan/jajanan bersih dan sehat di lingkungan sekolah. “Dalam kesehariannya, anak lebih banyak menghabiskan waktu di sekolah.

Untuk itu, intervensi makanan/jajanan sehat di sekolah amat penting. Kami melihat, bila status gizi anak baik, anak dapat mengembangkan kemampuan fisik, kognitif, dan sosialemosional yang optimal. Sesuai misi, kami menciptakan Anak Generasi Maju,” beber Talitha Andini, WAS Project Manager Sarihusada. Program WAS telah menjangkau 350 SD di empat kota di Indonesia, yaitu Bogor, Bandung, Yogyakarta, dan Ambon. Lebih jauh, anak usia 5-12 tahun membutuhkan energi dan zat gizi yang cukup atau seimbang untuk konsentrasi belajar. Asupan gizi yang tidak tercukupi akan menimbulkan risiko, antara lain anemia yang dapat menurunkan daya tahan dan konsentrasi pada anak. Selain itu, anak menjadi rentan terhadap berbagai penyakit, baik menular maupun tidak menular. Gangguan kesehatan tersebut dapat memengaruhi produktivitas anak di sekolah yang kelak dapat menentukan kualitas hidupnya, bahkan pendapatan anak kala dewasa. Maraknya penggunaan kandungan bahan tambahan pangan dalam jajanan anak membuat orang tua harus lebih memperhatikan kebiasaan jajan anak. Terlebih, jajanan yang tidak sehat berisiko membayakan kesehatan. Tidak sedikit jajanan anak yang beredar luas di masyarakat mengandung bahan tambahan pangan (BTP) yang berbahaya. Seperti pewarna sintesis dan pengawet berlebih yang melewati batas yang diperbolehkan BPOM.

Indonesia merupakan sebuah negara yang memilih keanekaragaman budaya, kekayaan alam , keramahan dan kuliner. Berbagai macam makanan tradisonal yang ada , kota jawa tengah juga memiliki makanan khas yang wajib di coba apa sajakah itu ? Pipis kopyor adalah makanan ringan khas Jawa Tengah yang berbahan dasar kelapa muda, roti tawar, dan santan. Sebenarnya ada beberapa macam versi Pipis Kopyor, tergantung daerahnya. Ada yang berbentuk padat, ada pula yang berkuah santan menyegarkan. Isiannya pun bisa beragam, ada yang sekedar memakai roti tawar dan kelapa muda, tapi ada pula yang menambahkan isian lain seperti pisang, kismis, atau sagu. Pipis Kopyor banyak digemari karena rasanya yang manis-gurih dan menyegarkan (terutama yang berkuah), teksturnya pun lembut ketika disantap. Rasa manisnya tidak berlebihan sehingga tidak mudah membuat enek. Di saat bulan Ramadhan, Pipis Kopyor sangat cocok untuk dijadikan hidangan berbuka puasa. Sayangnya, makanan tradisional ini tidak mudah ditemukan di sembarang tempat. Jika beruntung anda bisa bertemu dengan penjualnya di pasar-pasar tradisional ataupun toko-toko kue.

Baca juga : 4 Resep Jajanan Pasar Yang Mudah Dibuat Di Rumah

Sensasi manisnya juga ikut menggeliat di lidah. Menariknya ternyata kue ini juga memiliki sebutan yang cukup beragam dibeberapa daerah walaupun pada dasarnya sama saja, karena ada yang menyebutnya sebagai kue abuk mutiara, kemudian ada juga yang menganggapnya sebagai kue bongko mutiara dan lain-lain. Salah satu ciri khas dari kue ini adalah dibungkus dengan daun pisang dengan berbagai bentuk, ada yang berbentuk prisma segitiga, kemudian ada juga yang berbentuk persegi, kerucut dan lain-lain. Bongko mento adalah salah satu sajian asal keraton jepara. Sajian yang dibungus dengan daun pisang ini berisi dadar yang telah diisi dengan tumisan suwiran dada ayam yang dicampur dengan jamur kuping, soun dan santan. Kudapan ini bisa menjadi pilihan snack gurih untuk arisan atau pesta kecil di rumah Anda. Makanan ini biasanya di sajikan pada saat pernikahan saja, tetapi jika anda beruntung anda bisa mencicipi makanan satu ini di pasar tradisional. Getuk lindri adalah nama makanan tradisional yang banyak disukai oleh semua orang disetiap kalangan, dari mulai anak-anak sampai orang tua.

Makanan ini terbuat dari bahan dasar singkong yang direbus kemudian dihaluskan lalu dicampur dengan garam dan gula pasir. Getuk Lindri biasanya disajikan dengan tabutan kelapa parut sehingga menjadikan makanan semakin enak dan gurih. Kue Cetot biasa di kenal oleh masyarakat jawa sebagai cenil, Makanan ini merupakan jajanan pasar yang memiliki tektur krnyal dan memiliki warna yang beragam. Makanan ini memiliki bentuk lonjong dan memiliki rasa yang manis dan gurih jika di padukan dengan parutan kelapa dan gula. Biasanya makanan ini di sajikan dengan ketan hitam , getuk ,klepon dan di siram gula jawa atau hanya dengan gula pasir . Makanan ini masih bisa di temukan di pasar- pasar tradisional di daerah jawa tengah.

4 Resep Jajanan Pasar Yang Mudah Dibuat Di Rumah

4 Resep Jajanan Pasar Yang Mudah Dibuat Di Rumah

Jajanmakanan.com – Indonesia kaya akan beraneka ragam makanan daerah, termasuk kue-kue tradisional. Rasanya yang lezat dan khas membuat kue-kue tersebut pas sekali di lidah orang Indonesia. Tidak hanya itu, kue tradisional ini juga mudah dicari, bahkan bisa dengan mudah Anda temui di toko yang menjual berbagai macam kue, supermarket, hingga pasar tradional. Tak heran, banyak orang menyebutnya sebagai jajanan pasar. Tertarik ingin coba membuatnya sendiri di rumah? Tenang, cara membuatnya tidak sulit, kok. Dengan berbekal beberapa resep jajanan pasar berikut ini, Anda bisa menyajikan camilan sehat khas Indonesia. Salah satu jajanan pasar yang banyak diburu orang adalah kue pukis.

Kue ini biasanya disajikan dengan topping keju atau meses, Anda hanya tinggal menyesuaikannya dengan selera dan keinginan. 1. Ayak tepung terigu, lalu campur dengan ragi instan dan aduk hingga rata. 2. Kocok telur dan gula hingga kental dan mengembang. Kemudian masukkan campuran tepung terigu sedikit demi sedikit, aduk hingga tercampur rata. 3. Tambahkan santan sambil diaduk perlahan hingga rata, lalu diamkan selama 30 menit. 4. Panaskan cetakan kue pukis, oles dengan margarin. 5. Selanjutnya, tuangkan adonan kue pukis pada cetakan kira-kira setinggi ¾ cetakan.

6. Setelah bagian tepi kue pukis mulai matang, taburkan meses atau keju untuk topping. Kemudian biarkan hingga kue matang. 7. Angkat dan sajikan kue pukis selagi masih hangat. Bagi Anda pecinta olahan pisang, tentunya makanan yang satu ini akan masuk ke dalam daftar kue favorit Anda. Cara membuatnya pun tidak sulit sehingga cocok dijadikan teman untuk bersantai di sore hari. 1. Masak campuran tepung beras, sagu, gula putih, garam, dan vanili, aduk hingga rata. 2. Tuangkan santan sedikit demi sedikit sambil diaduk secara perlahan, lalu masukkan daun pandan sambil terus diaduk hingga adonan mengental dan matang, angkat. 3. Ambil selembar daun pisang, beri satu sendok makan adonan tepung yang tadi telah matang. 4. Letakkan sepotong pisang ditengahnya, kemudian tutup lagi dengan adonan tepung. 5. Bungkus adonan nagasari dengan cara menekuk kedua ujung daun pisang. 6. Terakhir, kukus nagasari selama 30 menit sejak air mendidih. 7. Kue nagasari siap disajikan. Nah, kalau jajanan pasar yang ini cukup mengenyangkan. Pasalnya, kue lumpur terbuat dari bahan dasar kentang yang mengandung karbohidrat.

Tentunya, akan lebih nikmat lagi bila disajikan dengan secangkir teh hangat untuk dinikmati sambil bersantai. 1. Rebus air, gula putih, dan margarin hingga mendidih. 2. Tambahkan tepung terigu sedikit demi sedikit, sambil diaduk rata. Masak hingga semua adonan matang, lalu angkat. 3. Masukkan kentang yang sudah dihaluskan, gula pasir, dan vanili bubuk. Aduk hingga semua adonan tercampur rata. Kemudian tambahkan telur satu per satu, sambil dikocok dengan mixer secara perlahan. 4. Tuang santan sedikit demi sedikit, sambil dikocok pelan. 5. Panaskan cetakan kue lumpur, serta oleskan dengan margarin. Selanjutnya, tuang adonan hingga ¾ cetakan, tutup sebentar kurang lebih 10 menit. 6. Kemudian letakkan kismis di atasnya. Tutup kembali dan biarkan hingga kue matang. 7. Kue lumpur siap untuk disajikan. Ingin mencoba jajanan pasar yang berkuah? Sajian yang satu ini pas untuk Anda. Ya, putu mayang sering kali dihidangkan dengan tambahan kuah untuk menambah cita rasa khasnya. Penasaran ingin coba membuatnya sendiri? 1. Masak tepung beras, gula, garam, dan santan, di atas api kecil sambil diaduk hingga menggumpal. Angkat, lalu pindahkan ke dalam mangkuk besar. 2. Tambahkan tepung sagu sambil di aduk perlahan hingga tercampur rata. 3. Bagi adonan menjadi 3 bagian. Beri pewarna merah pada satu bagian, pewarna hijau di bagian yang lain, dan biarkan sisanya berwarna putih. 4. Masukkan ketiga adonan ke dalam cetakan putu mayang. Sambil ditekan saat diletakkan di atas daun pisang yang telah diolesi minyak goreng. 5. Kukus di atas api sedang selama kurang lebih 20 menit, angkat. 6. Buat saus dengan cara mencampurkan semua bahan saus, lalu diaduk hingga mendidih. 7. Sajikan putu mayang dengan sausnya selagi hangat.

Proses pemanggangan dengan gerabah itulah yang mengeluarkan aroma khas daun pisang bercampur dengan gurih beras ketan, parutan kelapa, manis gula jawa dan harum daun suji. Jangan ditanya. Manis-manis gurih serasa meleleh di dalam mulut ketika disantap. Kue kembang waru, kue yang merupakan legenda kuliner dari Kotagede ini bentuknya memang seperti bunga pohon waru yang banyak terdapat di Kotagede. Alkisah di masa penjajahan, penduduk pribumi menginginkan kue yang sering dibuat oleh para pendatang Inggris ataupun Belanda. Mereka kemudian mengadopsi resep kue dengan mencampur terigu, telur, susu, dan lemak nabati untuk membuat kue ini. Kini, kue kembang waru sudah sulit ditemukan meski di pasar tradisional sekalipun. Padahal dengan teksturnya yang empuk namun renyah, kue basah ini adalah pasangan serasi untuk menyesap teh hangat di sore hari. Satu lagi kue yang patut Anda coba, ukel manis. Kue kering yang sekilas masih satu keluarga dengan kue putri salju. Terbuat dari tepung terigu dan santan yang kemudian dibentuk menyerupai angka 8, digoreng, ditiriskan, lalu ditaburi dengan gula halus, memang membuat tampilan kue ini mirip dengan kue putri salju. Hanya saja berwarna kecoklatan. Semakin melangkah, semakin banyak Anda temukan jajan pasar di bagian tengah.

Di jalan pembatas antara los pasar yang memanjang dari utara ke selatan, ada banyak ibu-ibu bahkan simbah-simbah yang menjual jajan pasar beraneka ragam, diantaranya makanan tradisional khas Jogja seperti getuk dari Gunungkidul yang terbuat dari ketela dan geplak asal Bantul yang berwarna-warni, serta jadah manten. Bermacam jenis jenang (bubur kental; Jawa) seperti jenang sungsum berwarna putih yang terbuat dari tepung beras dan santan, jenang mutiara dengan bulatan kecil merah mudanya yang khas, juga jenang grendul dengan bulatan berwarna coklat sebesar kelereng yang kenyal. Tak hanya itu saja, masih ada jenang ketan, wajik, dan bintul (teksturnya mirip getuk namun terbuat dari ketan dan kacang koro) yang dicetak dalam mangkuk ukuran besar, kemudian ditumplek (dibalik; Jawa) di atas daun pisang atau jati, lalu diiris-iris sesuai keinginan pembeli. Dua jajanan favorit saya. Sego jagung (nasi jagung) yang dibulat kecil-kecil seukuran kepalan tangan dan grontol yaitu pipilan jagung yang dikukus hingga matang dan mlethek (merekah; Jawa) dan ditaburi dengan parutan kelapa.