10 Makanan Paling Laris Di Kantin Sekolah Untuk Jualan 2020

10 Makanan Paling Laris Di Kantin Sekolah Untuk Jualan 2020

Jajanmakanan.com – Apakah Anda sedang berpikiran untuk membuka bisnis kantin di sekolah atau di kampus? Ya, bisnis bisa dimulai di mana saja dan kapan saja, salah satunya adalah dengan membuka kantin makan atau warung di sekolah. Namanya juga anak-anak, pasti suka banget jajan, kan? Sebelum memulai usaha, tentunya Anda harus tahu dulu beberapa hal, seperti lokasinya strategis atau tidak, lalu pasarannya anak SD, SMP, SMA, atau kuliahan, dll. Semua itu harus Anda pikirkan sebelum membuka usaha kantin. Anda pun harus memikirkan jualan apa yang bakal laku di lokasi tersebut. Walaupun untuk anak-anak kesannya “apa saja bisa dijual”, tapi alangkah lebih baik jika Anda memikirkan kesehatan anak-anak juga, jangan asal jual makanan karena rasanya enak saja.

Baca seterusnya telah mengumpulkan 10 makanan paling laris di kantin sekolah yang bisa menjadi referensi Anda sebelum mulai berjualan. Makanan paling laris di kantin sekolah yang ke-3 adalah nasi goreng. Siapayang tidak suka nasi goreng? Pasti semuanya suka, dong, ya, apalagi orang Indonesia. Cara membuat nasi goreng sangat simpel, Anda hanya membutuhkan nasi, bawang merah dan bawang putih, telur, lalu sisanya bisa disesuaikan dengan kreasi Anda.

Anda bisa menjual nasi goreng porsi mini yang dimasukkan ke tempat snack plastik dan menjualnya seharga Rp 2 – 3 ribu. Untuk nasi goreng porsi normal (di piring), Anda bisa menjualnya sekitar Rp 10 ribuan. Tentunya harganya bisa jadi lebih mahal lagi kalau Anda menambahkan topping seperti sosis, ayam, double telur, baso, dan lain-lain. Untuk makanan paling laris di kantin sekolah yang kedua ada nasi kuning dan nasi uduk. Kedua jenis nasi ini merupakan menu sarapan yang sangat populer. Walaupun sama-sama nasi, keduanya memiliki cita rasa dan penampilan yang berbeda. Nasi kuning dimasak bersama kunyit dan santan, sehingga rasanya lumayan gurih terus warnanya kuning segar. Bikin jadi semangat makan, ya? Nasi kuning biasanya diberi topping telur dadar, bawang goreng, kacang kedelai, mentimun, dan sambal. Tapi, ada juga yang bervariasi dengan menambahkan orek tempe, serundeng, dan bihun. Nasi uduk juga sama dimasak dengan santan, tapi rempah-rempahnya jauh lebih banyak dari nasi kuning, menghasilkan cita rasa yang sangat gurih, harum, dan agak asin.

Topping nasi uduk tidak berbeda jauh dengan nasi kuning, jadi Anda bisa menyediakan dua jenis nasi dengan topping yang sama. Untuk topping tambahan, biasanya nasi kuning dan nasi uduk sering disandingkan dengan telur balado (rebus maupun ceplok), ayam goreng, semur daging, dendeng, telur goreng, gepuk, dan siraman sambal kacang. Jangan lupa sediakan sambal tomat dan kerupuk juga, ya. Ini sih makanan favorit semua umat. Tidak ada yang bisa menandingi kelezatan mie instan. Jika Anda ingin warung Anda laku, Bacaterus sarankan untuk menyediakan mie instan. Makanan ini rasanya sangat lezat dan tidak pernah bikin orang bosan. Rata-rata orang memesan mie instan sebagai makan siang, tapi kadang ada juga yang ingin sarapan pakai mie instan. Lalu, kalau Anda punya keahlian meracik bakso, Anda bisa sekalian berjualan bakso juga. Biasanya kalau Anda menjual mie instan dan bakso sekaligus, anak-anak suka minta mie instannya ditambah bakso. Jika biasanya Anda hanya menjual mie instan seharga Rp 5 ribu, dengan tambahan bakso Anda bisa menaikan harganya jadi Rp 8 – 10 ribu.

Baca juga : Resep Kue Jajanan Pasar Murah Meriah Digemari Anak Anak

Kadang ada juga yang tidak mau makan mie instan dan ingin baksonya saja, untuk itu Anda juga perlu menyediakan mie, bihun, tauge, sosin (sawi), bumbu, dan pelengkap bakso lainnya. Jika Anda bisa masak mie ayam, sekalian juga buka stall mie ayam. Jaga-jaga, siapa tahu ada yang bosan makan mie bakso, jadi larinya ke mie ayam, hihi. Makanan paling laris di kantin sekolah yang nomor satu tentunya adalah gorengan. Semua orang Indonesia pasti suka sama gorengan, mau itu anak-anak hingga dewasa. Gorengan sering menjadi incaran saat sarapan, brunch, teman makan siang pakai nasi, sama buat ganjel perut pas mau pulang sekolah. Intinya, gorengan pasti laku terus setiap jam karena pasti ada saja yang bakal beli gorengan. Gorengan dipilih tentu karena rasanya yang enak. Tekstur garing, rasa yang familiar, dan sensasi pedas kalau makan gorengannya pakai cengek (cabai rawit), beuh, mantap banget pokoknya. Gorengan ada bermacam-macam, mulai dari yang paling populer yaitu bakwan atau bala-bala, gehu, tempe, ubi, risoles, kroket, pisang molen, cireng, singkong, hingga lontong untuk “karbohidrat”-nya.

Untuk menambah sensasi makan gorengan, biasanya wajib ada cengek, sambal tomat, saus kacang, atau saus sambal kemasan (seperti Saus ABC, Sasa, dll). Gorengan paling enak disantap ketika masih panas, jadi usahakan untuk tidak menggoreng terlalu banyak dalam satu waktu, ya. Nanti kalau varian gorengannya sudah habis baru, deh, mulai goreng lagi. Selain nasi, mie, bakso, spaghetti, dan roti, ada menu makanan berat yang sangat populer di kalangan anak sekolahan, adalah batagor dan baso tahu siomay. Makanan ini merupakan pengganti nasi yang cukup banyak digemari orang karena rasanya enak. Kalau Anda bisa membuatnya, kenapa tidak sekalian menjualnya? Chiki sebenarnya merk snack, tapi entah kenapa chiki berubah jadi istilah untuk semua snack, apapun merknya. Mungkin sama kasusnya seperti mengatakan ingin beli aqua, padahal yang dibeli air kemasan dengan merk lain. Semua orang suka chiki, terutama anak-anak. Chiki wajib ada di kantin Anda, soalnya pasti laku terus. Sediakan bervariasi chiki supaya anak-anak tidak bosan. Bakso tidak hanya populer di kalangan orang dewasa saja, anak-anak sekolah juga menggemari hidangan berkuah yang lezat ini. Ya, di sekolah-sekolah, biasanya ada penjual bakso yang tak jarang dipadati para siswa/siswi.

Awas! Jajanan Anak Sekolah Tercemar Mikrobiologi

Awas! Jajanan Anak Sekolah Tercemar Mikrobiologi

Jajanmakanan.com – Laporan Aksi Nasional PJAS 2014 menyebutkan, 23,82% pangan jajan anak sekolah yang diuji sampel BPOM masih tidak memenuhi syarat akibat cemaran mikrobiologi. Fakta juga menunjukkan bahwa 40% anak masih belum membiasakan sarapan. Hal ini semakin mendorong anak untuk jajan di sekolah. “Kondisi tersebut perlu diatasi melalui upaya seluruh masyarakat sekolah untuk memperbaiki pola makan, termasuk jajan yang sehat, aman, dan bergizi,” ungkap Dr Ir Sri Anna Marliyati MAS, Sekretaris Departemen Gizi Masyarakat Fakultas Ekologi Manusia (Fema) IPB dalam acara Media Program bertema “Warung Anak Sehat (WAS)” yang diadakan Sarihusada. Berhenti Menyebut Anak Anda Pintar, Ini Alasannya! Dia melanjutkan, masih banyak anak sekolah yang mengonsumsi makanan tinggi energi, tinggi lemak, tinggi gula dan garam, serta kurangnya konsumsi buah dan sayur.

Hal ini memicu semakin meningkatnya obesitas di kalangan anak-anak. Sebaliknya, banyak pula anak yang mengonsumsi pangan jajanan yang hanya mengandung karbohidrat sehingga asupan gizinya tidak tercukupi. Guna mendukung upaya pemerintah memperbaiki status gizi anak, Sarihusada mengadakan program WAS yang memiliki target memperbaiki kebiasaan anak sekolah dalam mengonsumsi makanan/jajanan bersih dan sehat di lingkungan sekolah. “Dalam kesehariannya, anak lebih banyak menghabiskan waktu di sekolah.

Untuk itu, intervensi makanan/jajanan sehat di sekolah amat penting. Kami melihat, bila status gizi anak baik, anak dapat mengembangkan kemampuan fisik, kognitif, dan sosialemosional yang optimal. Sesuai misi, kami menciptakan Anak Generasi Maju,” beber Talitha Andini, WAS Project Manager Sarihusada. Program WAS telah menjangkau 350 SD di empat kota di Indonesia, yaitu Bogor, Bandung, Yogyakarta, dan Ambon. Lebih jauh, anak usia 5-12 tahun membutuhkan energi dan zat gizi yang cukup atau seimbang untuk konsentrasi belajar. Asupan gizi yang tidak tercukupi akan menimbulkan risiko, antara lain anemia yang dapat menurunkan daya tahan dan konsentrasi pada anak. Selain itu, anak menjadi rentan terhadap berbagai penyakit, baik menular maupun tidak menular. Gangguan kesehatan tersebut dapat memengaruhi produktivitas anak di sekolah yang kelak dapat menentukan kualitas hidupnya, bahkan pendapatan anak kala dewasa. Maraknya penggunaan kandungan bahan tambahan pangan dalam jajanan anak membuat orang tua harus lebih memperhatikan kebiasaan jajan anak. Terlebih, jajanan yang tidak sehat berisiko membayakan kesehatan. Tidak sedikit jajanan anak yang beredar luas di masyarakat mengandung bahan tambahan pangan (BTP) yang berbahaya. Seperti pewarna sintesis dan pengawet berlebih yang melewati batas yang diperbolehkan BPOM.

Indonesia merupakan sebuah negara yang memilih keanekaragaman budaya, kekayaan alam , keramahan dan kuliner. Berbagai macam makanan tradisonal yang ada , kota jawa tengah juga memiliki makanan khas yang wajib di coba apa sajakah itu ? Pipis kopyor adalah makanan ringan khas Jawa Tengah yang berbahan dasar kelapa muda, roti tawar, dan santan. Sebenarnya ada beberapa macam versi Pipis Kopyor, tergantung daerahnya. Ada yang berbentuk padat, ada pula yang berkuah santan menyegarkan. Isiannya pun bisa beragam, ada yang sekedar memakai roti tawar dan kelapa muda, tapi ada pula yang menambahkan isian lain seperti pisang, kismis, atau sagu. Pipis Kopyor banyak digemari karena rasanya yang manis-gurih dan menyegarkan (terutama yang berkuah), teksturnya pun lembut ketika disantap. Rasa manisnya tidak berlebihan sehingga tidak mudah membuat enek. Di saat bulan Ramadhan, Pipis Kopyor sangat cocok untuk dijadikan hidangan berbuka puasa. Sayangnya, makanan tradisional ini tidak mudah ditemukan di sembarang tempat. Jika beruntung anda bisa bertemu dengan penjualnya di pasar-pasar tradisional ataupun toko-toko kue.

Baca juga : 4 Resep Jajanan Pasar Yang Mudah Dibuat Di Rumah

Sensasi manisnya juga ikut menggeliat di lidah. Menariknya ternyata kue ini juga memiliki sebutan yang cukup beragam dibeberapa daerah walaupun pada dasarnya sama saja, karena ada yang menyebutnya sebagai kue abuk mutiara, kemudian ada juga yang menganggapnya sebagai kue bongko mutiara dan lain-lain. Salah satu ciri khas dari kue ini adalah dibungkus dengan daun pisang dengan berbagai bentuk, ada yang berbentuk prisma segitiga, kemudian ada juga yang berbentuk persegi, kerucut dan lain-lain. Bongko mento adalah salah satu sajian asal keraton jepara. Sajian yang dibungus dengan daun pisang ini berisi dadar yang telah diisi dengan tumisan suwiran dada ayam yang dicampur dengan jamur kuping, soun dan santan. Kudapan ini bisa menjadi pilihan snack gurih untuk arisan atau pesta kecil di rumah Anda. Makanan ini biasanya di sajikan pada saat pernikahan saja, tetapi jika anda beruntung anda bisa mencicipi makanan satu ini di pasar tradisional. Getuk lindri adalah nama makanan tradisional yang banyak disukai oleh semua orang disetiap kalangan, dari mulai anak-anak sampai orang tua.

Makanan ini terbuat dari bahan dasar singkong yang direbus kemudian dihaluskan lalu dicampur dengan garam dan gula pasir. Getuk Lindri biasanya disajikan dengan tabutan kelapa parut sehingga menjadikan makanan semakin enak dan gurih. Kue Cetot biasa di kenal oleh masyarakat jawa sebagai cenil, Makanan ini merupakan jajanan pasar yang memiliki tektur krnyal dan memiliki warna yang beragam. Makanan ini memiliki bentuk lonjong dan memiliki rasa yang manis dan gurih jika di padukan dengan parutan kelapa dan gula. Biasanya makanan ini di sajikan dengan ketan hitam , getuk ,klepon dan di siram gula jawa atau hanya dengan gula pasir . Makanan ini masih bisa di temukan di pasar- pasar tradisional di daerah jawa tengah.